Jurnal Rakyat Indonesia, BOLAANG MONGONDOW: Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara terus berupaya mendekatkan diri dan memberikan pembinaan kepada masyarakat pesisir.
Kali ini, Kasi Binmas Air Ditpolairud Polda Sulut memimpin kegiatan penyuluhan dan pembinaan masyarakat di Dermaga Labuan Uki, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WITA ini diikuti oleh sekitar 55 orang nelayan dan warga pesisir setempat.
Dalam penyampaiannya, AKP La Ali selaku pemimpin kegiatan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas antusiasme dan kehadiran warga.
“Kami mengapresiasi kehadiran dan perhatian Bapak/Ibu sekalian yang meluangkan waktu untuk hadir dalam kegiatan ini. Ini menunjukkan kesadaran yang tinggi dari masyarakat pesisir untuk memahami aturan hukum dan hal-hal penting demi keselamatan bersama. Keaktifan seperti ini sangat kami harapkan agar kita dapat saling bekerja sama menciptakan wilayah perairan yang aman, tertib, dan lestari,” ujarnya
Ia juga menghimbau bahwa, “Kepada seluruh nelayan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melaut. Pastikan kapal laik laut, mesin berfungsi baik, selalu membawa dan menggunakan alat keselamatan seperti pelampung, serta pantau terus informasi cuaca. Jangan memaksakan diri berlayar jika kondisi cuaca dan gelombang tidak memungkinkan.
Selain itu, kami tegaskan kembali larangan tegas menggunakan bahan berbahaya seperti bom ikan, racun, atau potasium dalam menangkap ikan. Perbuatan ini merusak alam dan melanggar hukum, serta dapat diproses sesuai peraturan yang berlaku. Kami juga mengingatkan agar tidak menangkap atau mengganggu satwa laut yang dilindungi seperti berbagai jenis penyu demi kelestarian ekosistem laut kita,” tegasnya.
“Harapan kami, materi yang disampaikan hari ini dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari saat beraktivitas di laut. Semoga kesadaran hukum dan kepedulian terhadap lingkungan laut semakin tumbuh di hati setiap nelayan. Kami berharap sinergi dan kerja sama yang baik ini terus terjalin, sehingga tercipta kehidupan masyarakat pesisir yang sejahtera, aman, damai, dan sumber daya alam laut kita tetap terjaga untuk generasi mendatang,” pungkas AKP La Ali.
Sementara itu, salah seorang perwakilan nelayan Rifki mengungkapkan bahwa, "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak-bapak dari Ditpolairud Polda Sulut yang telah berkenan datang ke daerah kami dan memberikan pengetahuan yang sangat bermanfaat.
Kami sangat mengapresiasi perhatian dan pembinaan yang diberikan, karena selama ini kami kadang belum memahami secara jelas batasan hukum dan bahaya dari cara penangkapan ikan yang salah. Penjelasan yang disampaikan sangat mudah dipahami dan menambah wawasan kami,” ungkapnya.
Lanjut Dia menambahkan bahwa, “Kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkala agar pengetahuan kami semakin bertambah. Kami juga berharap ke depannya aparat dapat terus hadir mendampingi kami, serta membantu mengawasi wilayah perairan agar bebas dari praktik penangkapan ikan yang merusak.
Kami berjanji akan mematuhi aturan yang ada dan ikut menjaga kelestarian laut sebagai sumber penghidupan kami. Semoga hubungan baik antara aparat dan masyarakat pesisir ini senantiasa terjaga dengan erat,” tutupnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama, meninggalkan kesan positif dan kesepahaman bersama antara aparat dan masyarakat.