Jurnal Rakyat Indonesia, Bitung : SMK Negeri 1 Bitung resmi melepas 305 siswa Angkatan ke-57 Tahun Ajaran 2025/2026 dalam acara Purnawiyata yang digelar di Aula Sekolah, Selasa (19/5/2026). Mengusung tema “Mengukir Prestasi Menyongsong Masa Depan”, kegiatan berlangsung khidmat, penuh haru dan sukacita, ditandai dengan nyanyian lagu Indonesia Raya, doa lintas agama, serta rangkaian laporan dan sambutan. Seluruh siswa dinyatakan lulus setelah menempuh pendidikan kejuruan selama tiga tahun.
Kegiatan ini dihadiri Pengawas Bina SMK Cabang Dinas Pendidikan Minut-Bitung, Ivonne H. Lumempouw, S.Th, M.Pd, jajaran pimpinan sekolah, pendidik dan tenaga kependidikan, Komite Sekolah, ketua konsentrasi keahlian, serta para orang tua siswa.
Kepala SMK Negeri 1 Bitung, Drs. Christo A. Lewan, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya acara yang sepenuhnya disiapkan oleh para siswa. Ia menjelaskan konsep pelaksanaan disusun sederhana sesuai arahan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara, namun tetap bermakna mendalam. Ciri khas tahun ini, seluruh lulusan mengenakan seragam praktik kerja lapangan (PKL), sebagai simbol kesiapan terjun ke dunia kerja, melanjutkan pendidikan, maupun membuka usaha mandiri.
“Purnawiyata ini menjadi momen penting agar anak-anak paham persaingan ke depan makin ketat. Lulusan SMK tidak hanya butuh keahlian, tapi wajib punya karakter kuat, keterampilan mumpuni, dan semangat belajar tak henti,” tegas Christo.
Ia menekankan kesuksesan tak semata dari nilai akademik, melainkan dibangun dari ketekunan, disiplin, dan akhlak mulia. “Jaga integritas, hormati dan muliakan orang tua. Restu serta doa mereka adalah pondasi paling kokoh bagi masa depan kalian,” tambahnya.
Dalam laporannya, Christo juga memaparkan pembenahan sarana prasarana, meliputi pembangunan 11 unit toilet baru dan pengecatan gedung, berkat dukungan berbagai pihak dan pemangku kepentingan pendidikan. Di sisi lain, ia mengakui masih ada tantangan, terutama kekurangan tenaga pendidik di tengah banyaknya guru yang mulai memasuki masa pensiun.
Sementara itu, Pengawas Bina SMK Minut-Bitung, Ivonne H. Lumempouw, memberikan apresiasi penuh atas keberhasilan kelulusan serentak tahun ini. Menurutnya, capaian itu buah dari kerja sama padu antara sekolah, guru, orang tua, dan siswa selama proses pembelajaran berlangsung.
“Kelulusan bukan garis akhir, melainkan gerbang menuju dunia nyata. Kalian harus siap bekerja, berwirausaha, maupun melanjutkan studi. Ingat, ilmu itu penting, tapi karakter adalah modal terbesar agar sukses dan dihargai di mana pun berada,” pesan Ivonne.
Ia mengingatkan para lulusan agar tak berlama-lama menunggu atau menganggur. “Dunia bergerak cepat, persaingan terbuka lebar. Segera tentukan langkah, kembangkan kompetensi, dan berani bersaing demi meraih cita-cita,” pungkasnya.
Acara ditutup dengan harapan besar, ke-305 lulusan ini kelak mampu bersaing, memberi manfaat, dan mengangkat nama baik almamater di berbagai bidang kehidupan.