Jurnal Rakyat Indonesia, Manado :Komando Daerah Militer (Kodam) XIII/Merdeka menggelar acara syukuran sebagai puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 di Gedung Serbaguna Grhadika Jaya Sakti, Markas Kodam XIII/Merdeka, Manado, pada Rabu (17/06/2026) pukul 09.00 WITA.
Kegiatan khidmat ini dihadiri oleh seluruh pejabat utama, prajurit, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan Kodam XIII/Merdeka, menandai berakhirnya rangkaian perayaan yang telah berlangsung tertib sejak beberapa hari sebelumnya.
Acara syukuran ini bukan sekadar ritual penutup, melainkan momen refleksi strategis atas perjalanan panjang satuan dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Sebelumnya, jajaran Kodam XIII/Merdeka telah melaksanakan serangkaian kegiatan yang sarat makna, mulai dari Fun Bike di Danau Tondano, berbagai lomba antar-satuan, ziarah makam pahlawan, anjangsana sosial, hingga doa bersama lintas iman.
Seluruh aktivitas tersebut dirancang untuk memperkuat jiwa korsa dan rasa kebanggaan terhadap sejarah satuan yang lahir pada 16 Juni 1958 silam.
Dalam amanatnya, Pangdam XIII/Merdeka Mayor Jenderal TNI Mirza Agus, S.I.P., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan yang mendalam atas dedikasi seluruh prajurit dan ASN. Ia menegaskan bahwa di usia ke-68 tahun ini, Kodam XIII/Merdeka harus terus bertransformasi menjadi kekuatan yang profesional, tangguh, dan tetap menjunjung tinggi nilai kesetiaan serta kedekatan dengan masyarakat.
“Kodam XIII/Merdeka senantiasa tumbuh menjadi kekuatan yang profesional dan tangguh, namun kita tidak boleh lupa bahwa legitimasi terbesar kami adalah cinta rakyat. Kedekatan dengan masyarakat bukanlah strategi temporer, melainkan DNA dari kodam ini,” ujar Mayjen TNI Mirza Agus.
Ia mengajak seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperketat disiplin, dan menjaga soliditas satuan. Pangdam juga menekankan pentingnya prinsip perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) dalam setiap aspek tugas. “Saya tegaskan, setiap hari harus menjadi lebih baik dari hari sebelumnya. Kita tidak boleh stagnan. Jadilah teladan di tengah masyarakat, karena prajurit TNI AD adalah cerminan dari institusi yang dicintai rakyat,” pungkasnya.
HUT ke-68 Kodam XIII/Merdeka ditetapkan sebagai momentum strategis untuk memperkuat identitas satuan di era modern. Mayjen TNI Mirza Agus mengharapkan agar kodam mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai pelindung dan pelayan rakyat. Tantangan keamanan kontemporer menuntut respons yang cepat, tepat, dan humanis, sekaligus tetap mempertahankan tradisi luhur kepahlawanan para pendahulu.
Dengan ditutupnya rangkaian HUT ke-68 melalui syukuran yang penuh hikmat, Kodam XIII/Merdeka mengirimkan pesan kuat kepada publik: bahwa satuan ini siap menghadapi masa depan dengan fondasi spiritual yang kokoh, profesionalisme yang teruji, dan komitmen abadi untuk selalu hadir bagi masyarakat Sulawesi Utara. Estafet pengabdian ini akan terus berlanjut, membawa semangat "Merdeka" yang sesungguhnya bagi seluruh warga di wilayah binaan.