Iklan
SCROLL TO CONTINUE
Mode Gelap
Breaking News Memuat berita...
Iklan

Duduk Bersama Anak Yatim, Prajurit Secata Rindam XIII/Merdeka Wujudkan TNI Yang Dekat Dengan Rakyat

Jurnal Rakyat Indonesia, Kota Bitung |
Sejumlah Prajurit dan Calon Siswa Sekolah Calon Tamtama (Secata) Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) XIII/Merdeka menggelar kegiatan pengajian bersama anak-anak yatim-piatu dari Panti Asuhan Al-Muhtadien Bitung serta jamaah masjid Al-Falah Kota Bitung 

Kegiatan ini bukan sekadar ritual ibadah, melainkan wujud nyata peningkatan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus implementasi nilai kemanusiaan TNI yang peduli terhadap sesama.

Terlihat haru ketika para prajurit muda dan calon tamtama duduk bersaf bersama anak-anak yatim untuk melaksanakan Sholat Maghrib berjamaah. 

Suara lantunan ayat suci Al-Qur'an yang dilantunkan dengan tartil oleh para santri menjadi penyejuk hati di tengah kesibukan latihan militer yang keras. 
Kehadiran delapan perwira Secata Rindam XIII/Merdeka—yang terdiri dari Kapten Inf Arpa, Kapten Inf Abd Rasyid, Kapten Hartono, Kapten Inf Suswadi, Kapten Inf Ahmad, Lettu Inf Abd Gapur, Letda Inf Mawen, dan Letda Inf Agung menunjukkan bahwa kepemimpinan TNI tidak hanya soal komando tempur, tetapi juga keteladanan dalam akhlak dan kasih sayang.

Usai pelaksanaan pengajian dan sholat, suasana semakin hangat saat para perwira secara simbolis menyerahkan santunan bantuan kepada anak-anak yatim-piatu. 

Aksi berbagi ini dilakukan dengan penuh kerendahan hati, tanpa sekat pangkat atau jabatan, murni sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang diberikan Allah SWT dan tanggung jawab moral untuk meringankan beban saudara-saudara mereka yang kurang beruntung.

Dalam keterangannya, Komandan Sekolah Calon Tamtama (Dansecata) Rindam XIII/Merdeka, Letkol Inf Ade Rohmat Wahyudin, Mengucapkan terima kasih banyak dan apresiasi kepada para perwira Secata Rindam XIII/Merdeka.

Kalian telah membuktikan bahwa prajurit TNI tidak hanya tangguh di medan latihan, tetapi juga lembut di hati dan dermawan dalam tindakan. Ini adalah cerminan dari Sapta Marga dan Sumpah Prajurit,” ujar Dansecata Rindam Xlll/Merdeka.

Ia menambahkan bahwa, agar kegiatan seperti ini dapat menjadi tradisi baik yang terus dilestarikan dan jangan berhenti di sini. Jadikan kepedulian terhadap yatim-piatu dan masyarakat sekitar sebagai bagian dari identitas kita. Dengan berbagi, hati kita menjadi bersih, iman kita semakin kuat, dan ikatan persaudaraan dengan rakyat semakin erat,” Harap Letkol Inf Ade Rohmat Wahyudin, S.I.P.,M.H.I.,M.Sc.


Sementara itu, perwakilan Pengurus Panti Asuhan Al-Muhtadien Kota Bitung Ustd Idris Mengungkapkan bahwa, kehadiran para prajurit membawa kebahagiaan tersendiri bagi anak-anak asuhannya, yang sering kali merasa rindu akan sosok ayah atau kakak yang perhatian.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Pimpinan Dansecata Rindam XIII/Merdeka bersama keluarga besar. Semoga selalu diberikan rezeki yang melimpah, panjang umur, kesehatan, dan selalu diberikan keberkahan dari Allah SWT serta kesuksesan dalam karir bertugas,” ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa, agar silaturahmi ini terus terjalin dan semoga apa yang diberikan hari ini menjadi amal jariyah bagi bapak-bapak sekalian. Dan semoga anak-anak kami bisa mencontoh semangat disiplin dan keimanan dari para prajurit TNI dalam menjalani kehidupan mereka kelak,” tambahnya.
Kegiatan pengajian dan santunan di Masjid Al-Falah ini mengirimkan pesan indah bahwa kekuatan sebuah bangsa tidak hanya diukur dari persenjataan militernya, tetapi juga dari kelembutan hati para penjaganya.

Ketika seorang prajurit rela menyisihkan waktunya untuk mendengarkan cerita anak yatim atau sekadar tersenyum memberi semangat, ia sedang membangun fondasi keamanan yang paling kokoh: kepercayaan dan cinta rakyat.
Baca Juga

PILIHAN EDITOR

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak

Iklan