Iklan
SCROLL TO CONTINUE
Mode Gelap
Breaking News Memuat berita...
Iklan

Personil Ditpolairud Polda Sulut Evakuasi Satu Jenazah Di Kota Bitung

Jurnal Rakyat Indonesia, Kota Bitung |
Angin kencang menderu tanpa henti di perairan Kota Bitung. Namun, bagi personel piket Dermaga Ditpolairud Polda Sulawesi Utara, cuaca buruk bukanlah alasan untuk berhenti bertugas.

Pada Kamis malam (13/08/2026) pukul 19.40 WITA, mereka berhasil melaksanakan evakuasi jenazah dari Kapal Motor (KM) Mitra Bahari 05 ke Dermaga Ditpolairud Polda Sulut. 

Aksi kemanusiaan ini dilakukan dengan penuh ketelitian dan empati, membuktikan bahwa kepolisian perairan hadir sebagai pelindung rakyat bahkan dalam kondisi paling sulit sekalipun.

Korban yang dievakuasi adalah Martinus Dareni, seorang nelayan berusia 54 tahun beragama Kristen yang beralamat di Kelurahan Wangurer Timur, Kecamatan Madiri, Kota Bitung. 
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan komunitas nelayan setempat. Proses evakuasi yang berlangsung di tengah terpaan angin kencang menjadi bukti nyata ketangguhan mental dan fisik personel Polairud, yang mengutamakan keselamatan dan penghormatan terhadap almarhum di atas kenyamanan pribadi.


Dalam keterangannya, Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas mengatakan bahwa, "Terima kasih banyak dan apresiasi kepada personel Ditpolairud Polda Sulut yang telah melaksanakan evakuasi jenazah dari KM Mitra Bahari 05 di tengah angin kencang dan malam hari. 

Dedikasi kalian tanpa kenal lelah adalah wujud nyata Bhayangkara yang melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat hingga ke pelosok perairan,” ujarnya.
Menurutnya, bagi masyarakat, terutama para nelayan dan pengguna transportasi laut. “Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku pelayaran, agar senantiasa memperhatikan faktor cuaca dan keselamatan sebelum berlayar. Gunakan alat keselamatan standar, pantau prakiraan cuaca terkini, dan jangan memaksakan diri jika kondisi laut tidak mendukung. Keselamatan adalah prioritas utama yang tidak boleh ditawar.”

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa agar pelayanan Polairud terus meningkat. “Semoga kejadian ini dapat menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya kewaspadaan di laut. 

Oleh karena itu personel Polairud, tetaplah jaga semangat pengabdian dan tingkatkan kesiapsiagaan operasional. Kami akan terus berupaya memastikan bahwa setiap jiwa di perairan Sulawesi Utara terlindungi dengan baik, karena nyawa manusia adalah amanah terbesar yang kami emban,” pungkas Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas.

Ditpolairud Polda Sulut Turut berbelasungkawa atas meninggalnya Almarhum dan untuk Keluarga almarhum semoga memberikan ketabahan dan kesabaran serta semoga almarhum di terima oleh tuhan yang maha esa.
Baca Juga

PILIHAN EDITOR

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak

Iklan