Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 terasa semakin heroik di Sulawesi Utara. Pemerintah Provinsi Sulut menggelar kegiatan gerak jalan sejauh 45 kilometer yang menguji ketahanan fisik dan mental para peserta.
Dari total rute yang membentang dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kota Bitung hingga Kantor Gubernur Sulut, Perwakilan Polda Sulut menampilkan performa luar biasa melalui kontingen Ditpolairud Polda Sulut.
Sebanyak 50 personel terbaik diturunkan untuk menaklukkan setiap medan, membuktikan bahwa polisi perairan tidak hanya tangguh di atas kapal, tetapi juga solid di darat.
Dengan mengenakan kostum olahraga khas berwarna kuning-hitam, barisan personel Ditpolairud menjadi pemandangan yang mencolok dan membanggakan sepanjang rute.
Strategi penempatan personel dilakukan secara terukur: gelombang pertama sebanyak 25 orang dilepas langsung oleh Wakil Gubernur Sulut dari KEK Kota Bitung menuju Zero Point Minahasa Utara (22 km), sementara 25 personel lainnya memulai langkah dari Zero Point Minahasa Utara menuju garis finish di Kantor Gubernur Sulut (23 km).
Di setiap titik, mereka menunjukkan semangat juang yang membara, tanpa kenal lelah meski jarak tempuh mencapai puluhan kilometer. Kehadiran mereka bukan sekadar memenuhi kuota, melainkan manifestasi nyata kesiapan sumber daya manusia Polri dalam menyambut era baru kebangsaan.
Dalam keterangannya usai kegiatan, Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Sulut Menekankan bahwa kemampuan menyelesaikan gerak jalan 45 km adalah indikator vital bagi kesiapan operasional di laut.
“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada 50 personel Ditpolairud Polda Sulut yang telah menyelesaikan gerak jalan 45 km dengan penuh semangat dan tanpa kenal lelah.
Kostum kuning-hitam yang kalian kenakan hari ini adalah simbol identitas kita yang bangga dan tangguh. Kemampuan kalian bertahan di medan darat yang berat adalah cerminan langsung dari ketahanan mental dan fisik yang dibutuhkan saat bertugas di atas laut yang ganas,” ujar
Ia menambahkan bahwa momen ini harus dijadikan momentum untuk meningkatkan standar kesiapsiagaan dan jangan biarkan api semangat ini padam setelah garis finish. Jadikan ketangguhan hari ini sebagai bekal untuk menjaga kedaulatan maritim Sulawesi Utara.
Polisi perairan yang sehat, kuat, dan berkarakter adalah garda terdepan perlindungan bangsa di wilayah perairannya. Teruslah latih diri, karena tugas mulia menanti di setiap ombak dan arus,” Harap Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, S.H.,M.H.